Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Okt
Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan digital dan mencegah potensi tindak kekerasan seksual online, Pusat Layanan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PL-PPKPT) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya secara resmi menghimbau seluruh sivitas akademika untuk tidak menggunakan aplikasi Telegram dalam pelaksanaan kegiatan Catur Dharma.
Himbauan ini dikeluarkan seiring dengan meningkatnya laporan kasus sextortion (pemerasan seksual berbasis digital) yang banyak bermula dari platform tersebut. Langkah proaktif ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap data pribadi dan keamanan digital seluruh warga kampus.
Sebagai alternatif, seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa diharapkan menggunakan kanal komunikasi resmi yang telah disediakan kampus, antara lain:
“Kami mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman, baik secara fisik maupun digital. Mari kita gunakan sarana resmi yang telah disediakan untuk mendukung kegiatan akademik dan non-akademik,” demikian bunyi pernyataan resmi dari PL-PKKPT Untag Surabaya.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Untag Surabaya sebagai Kampus Berdampak yang tidak hanya mengutamakan kualitas akademik, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan seluruh warganya.
Program Studi Teknik Informatika turut mendukung penuh kebijakan ini dan mengingatkan seluruh mahasiswa dan dosen untuk segera beralih ke platform resmi yang telah disebutkan. Bagi yang mengalami kendala atau memerlukan bantuan terkait hal ini, dapat menghubungi admin prodi.
Informasi lebih lanjut mengenai keamanan digital dan pencegahan kekerasan di perguruan tinggi dapat diakses melalui layanan PL-PKKPT Untag Surabaya.
#KeamananDigital #KampusAman #InformatikaUNTAG #UntagSurabaya #KampusBerdampak #CaturDharma