Telp : 031-5921516

Dosen Informatika Untag Surabaya mengembangkan Website Sebagai Promosi Desa Wisata Plunturan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo

Rabu, 14 Oktober 2020 - 10:12:59 WIB
Dibaca: 54 kali


Dua orang Dosen Informatika Untag Surabaya yaitu Dwi Harini Sulistyawati S. ST., MT. & Dr. Ir. Muaffaq A. Jani, M.Eng melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa plunturan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. Desa Plunturan merupakan wilayah yang memiliki berbagai produk budaya dan kesenian. Produk budaya tersebut telah menjadi ciri khas masyarakat plunturan sebagai desa yang kaya akan seni tradisional.

Masing-masing produk budaya yang ada di desa plunturan berdasarkan pada sejarah asal usul desa. Selain berdasarkan sejarah asal-usul desa narasi budaya juga didasarkan pada legenda yang dipercaya oleh masyarakat seperti kisah Ki Onggopati, kisah Klono Sewandono, sejarah Desa Plunturan, sejarah Dusun Suru, sejarah Dusun Nggadungan, sejarah Dusun Cabeyan, sejarah Dusun Krajan. Narasi budaya juga dibangun dari mitos-mitos yang tersebar di masyarakat dan disimbolkan dalam bentuk benda atau tempat peninggalan-peninggalan masa lalu yang dikeramatkan.

Beberapa produk kesenian antara lain: reog, gajah-gajahan, Ganongan, Jathilan, Tledhekan, Karawitan dan Wayang Kulit. Terdapat juga tradisi turun temurun yang terus dijaga & dilakukan oleh seluruh warga desa, antara lain: Festival 25-an (Selawenan), Bersih Desa, Sedekah Bumi & Tanam Pohon Tondo Tresno. Desa Plunturan juga mempunyadi beberapa kuliner khas, antara lain: Sego Angkruk, Rujak Petis Buah Khas Plunturan, dan Sermier (Kerupuk dari ketela). Serta mempunyai berbagai kerajinan andalan Desa antara lain: Produksi kerajinan/peralatan Reog, Produksi tas, Kerajinan kayu untuk mebel & asesoris, pandai besi yang menghasilkan alat pertanian, asesoris bahan rajut & produksi gentong curug.

Masyarakat Desa Plunturan masih belum memanfaatkan potensi seni yang dapat dikembangkan sebagai industri kreatif. Seni pertunjukan belum mampu menarik minat wisatawan untuk datang di desa plunturan. Selain itu kesadaran masyarakat memaksimalkan potensi yang dimilikinya masih sangat terbatas. Sehingga perlu adanya media promosi secara online agar masyarakat atau orang luar bisa melihat potensi wisata yang ada di Desa Plunturan. Untuk mengakomodir hal tersebut maka dibuat dan dikembangkan Website Desa Wisata yang memuat potensi kesenian dari Desa Wisata Plunturan, sehingga bisa sebagai sarana promosi dan pengenalan potensi Desa Plunturan.