Telp : 031-5921516

3.500 Lebih Mahasiswa Baru UNTAG Surabaya Ikuti PKKMB 2019

Senin, 26 Agustus 2019 - 10:43:10 WIB
Dibaca: 122 kali


Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa  Baru (PKKMB) yang di mulai pada tangggal 18 -24 Agustus 2019 dengan Tema “Membentuk Generasi Patriot Untag Surabaya Yang Cerdas, Berwawasan, Toleransi dan Tanggap Teknologi” dengan tujuan mahasiswa baru menjadi bibit generasi patriot yang berkontribusi secara nyata bagi bangsa Indonesia.

 

Ragkaian Pengenalan kehidupan kampus diikuti sebanyak 3.500 lebih  mahasiswa baru, bukan hanya dari warga Surabaya tapi dari berbagai pulau yang ada di Indonesia. “Dalam era digital dan era revolusi 4.0 ini, mari menjadi mahasiswa yang kreatif, berani, serta percaya diri. Kami berharap mahasiswa baru dapat menjaga perstuan dan perdamaian” Ujar Dr. Mulyanto Nugroho, MM,. CMA., CPA. Rektor Untag Surabaya.

 

Dalam penyampaian materinya Rektor Untag Surabaya juga menyampaikan bahwa hasil evaluasi dan perankingan menristekdikti bahwa Untag Surabaya berhasil mendapatkan peringkat 57 dari ribuan perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Dari itu semua diharapkan semangat mahasiwa agar menjadi lebih berkualitas lagi.

 

“Untag Surabaya merupakan universitas swasta tertua di Indonesia, dan saya yakin dengan telah lamanya berdiri menjamin kualitas pendidikan dan pengalaman dalam pengajaran yang tidak diragukan lagi. Terbukti dari beberapa prestasi yang telah di raih, selain itu fasilitas lengkap  menjadi daya Tarik tersendiri. Saya bangga menjadi bagian dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya” tanggapan Dirga mahasiswa baru penerima beasiswa Online Scholarship Competitio (OSC) 2019.

 

Pelaksaan PKKMB yang dilaksanakan selama 4 hari tersebut mahasiswa dikenalkan kehidupan kampus mulai dari fakultas, Jurusan, Unit Kegiatan Mahasiwa (UKM), dan juga mendapatkan berbagai materi dari Rektor Untag Surabaya, Bendahara Yayasan Perguruan 17 Agustus (YPTA) selain itu juga di hadiri Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kapolda dengan harapan mahasiswa baru dapat memahami bahaya penggunaan narkoba.