Telp : 031-5921516

Raker Program Kerja KKN Untag Surabaya Bersama BAPEDA Gresik

Kamis, 03 Januari 2019 - 10:49:05 WIB
Dibaca: 174 kali



Salah satu kewajiban mahasiswa Untag Surabaya sebelum lulus adalah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Tujuan dari KKN ini adalah untuk mengaktualisasi ilmu ilmu yang didapatkan mahasiswa selama perkuliahan di masyarakat.

 

Untuk mengoptimalkan kegiatan KKN mahasiswa Untag Surabaya, maka sangat diperlukan perencanaan program kerja (proker) KKN dengan baik. Maka pada Kamis 3 Januari 2018 lalu dilakukan rapat koordinasi program kerja KKN antara Untag Surabaya dengan BAPEDA Gresik.

 

Pihak BAPEDA Gresik direncanakan dihadiri oleh Kepala BAPEDA, namun beliau berhalangan hadir sehingga diwakili oleh para staff dan kasubbag. Turut hadir dalam rapat koordinasi ini adalah Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Kesehatan Gresik. Sedangkan dari Untag Surabaya dihadiri oleh Bapak Ketua LPPM, Panitia KKN, DPL KKN, serta para mahasiswa KKN.

 

Program program utama yang saat ini sedang digalakkan oleh BAPEDA Gresik adalah Big Data. Big Data ini diharapkan akan menjadi basis data kondisi masyarakat Gresik nantinya sehingga pemerintah dapat dengan baik melakukan pemetaan masyarakat, serta mengoptimalkan penyaluran program programmnya. Ada enam buah program utama Gresik terkait Big Data, yaitu :

1. verivali basis data terpadu kemiskinan
2. pendataan penderita TB
3. peningkatan kesehatan ibu anak
4. pengelolaan sampah (bank sampah)
5. pemberdayaan masyarakat:
 * pengembanga koperasi
 * bumdes 
 * OVOP (one village one product)
6. Dokumentasi Desa : 
 * monografi desa, 
 * potensi desa, 
 * profil desa

 

Pembahasan kedua yang dipaparkan oleh tim BAPEDA Gresik adalah tentang lingkungan hidup, yaitu penanggulangan sampah. Produksi sampah masyarakat Gresik saat ini mencapai 108 kilogram per orang per tahun. Parahnya, produksi sampah tersebut sudah hampir melebihi kapasitas TPA yang ada di Gresik, sehingga penanganan sampah yang baik sudah sangat diperlukan.

 

Penanganan sampah tersebut secara sederhana dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu reduce (mengurangi), reuse (penggunaan kembali), dan recycle (pengolahan kembali). Sedangkan KKN Untag Surabaya sudah cukup berpengalaman dengan program pengelolaan limbah sampah ini, antara lain adalah pengolahan sampah menjadi produk produk seperti pupuk kompos, fashion dan lain lain sehingga nilainya meningkat.

 

Dengan adanya koordinasi ini diharapkan agar kegiatan KKN berjalan dengan lancar dan lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat maupun bagi mahasiswa.