Telp : 031-5921516

Dosen Informatika Untag Surabaya Melakukan Pengabdian Masyarakat di Trawas

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 13:58:07 WIB
Dibaca: 816 kali


Dosen Prodi Teknik Informatika Untag Surabaya Muhammad Firdaus, ST., M.Kom., bersama timnya Ahmad Habib, S.kom., MM., dan Ir. Sugiono, MT., melakukan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) guna meningkatkan potensi ekonomi di daerah kawasan wisata trawas mojokerto. PKM ini berhasil di danai oleh Ristekdikti.

Desa Penanggungan Trawas Mojokerto yang terletak di dalam kawasan wisata alam sangat terkenal dan indah, wilayah ini memiliki kebun dan sawah yang bagus karena terletak di pegunungan. Hasil kebunnya sebagian besar adalah ketela dan pisang. Para wisatawan yang berkunjung disana pasti membutuhkan buah tangan atau oleh-oleh. Hal ini mendorong sebagian warga menjadi pelaku UKM Keripik ketela dan pisang. Dua diantaranya adalah UKM Lestari Jaya yang dimiliki oleh Bapak Sutrisno dan UKM Rizal Jaya milik Ibu Sulistiani. PKM ini bermitra dengan kedua UKM tersebut.

                                                                         photo knh_zpsxohczw1f.jpg

Bapak Firdaus selaku ketua tim menjelaskan bahwa proses produksi keripik ketela pohon dan pisang UKM mitra masih menggunakan cara tradisional. Hal ini menimbulkan permasalahan antara lain, proses pengupasan kulit dan pemotongan masih menggunakan pisau tangan yang menyebabkan hasil pemotongan tidak seragam. Ukuran ketebalan ideal pisang adalah ± 2 mm, jika terlalu tipis akan sobek, terlalu tebal menyebabkan keripik tidak renyah. Selanjutnya adalah kurang higenis karena ketela atau pisang di pegang dengan tangan saat pengirisan. Kemudian faktor keselamatan kerja, apabila tidak berhati-hati tangan pekerja dapat terluka saat mengiris. Yang terakhir adalah waktu pemotongan, waktu yang dibutuhkan untuk mengiris pisang dengan pisau secara manual adalah ± 8 kg/jam tergantung dari keterampilan pekerjanya.                   

                                                      photo np1_zps7v8jlalp.jpg">

Selain itu, pada hari libur seperti idul fitri dan tahun baru permintaan konsumen sangat tinggi. Maka diperlukan penambahan jumlah pekerja. Selain mengurangi pendapatan UKM, mencari tenaga kerja harian juga tidak mudah karena masyarakat disana lebih berminat untuk bekerja menanam dengan gaji yang lebih besar.

“Target utama PKM ini adalah meningkatkan kualitas produk dengan menyeragamkan ukuran ideal potongan keripik ± 2 mm menggunakan alat Teknologi Tepat Guna serta meningkatkan kapasitas produksi. Cara manual hanya mempunyai kecepatan ± 8 kg/jam tetapi dengan alat pemotong baru lebih cepat hampir 3x lipatnya yaitu ± 20kg/jam. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar jika pada masa liburan di kawasan wisata Trawas Mojokerto.” terang Dosen Informatika tersebut.

Disamping memberikan alat bantu produksi, mitra juga diberi pendampingan untuk merawat alat tersebut dengan memberikan penyuluhan teknis. Mitra juga diberikan penyuluhan untuk pemasaran, terdapat 2 cara pemasaran yaitu offline dan online. Pemasaran offline didistribusikan di toko-toko sekitar kawasan wisata, pemasaran online melalui website yang telah dibuatkan yaitu kripsku.com serta aplikasi seperti shopee, buka lapak dan media sosial. UKM Lestari Jaya kini dapat memasok CV arum Manis Mojokerto, salah satu suplier besar untuk produk-produk makanan ringan atau camilan yang memasarkan produk-produknya ke seluruh indonesia , utamanya daerah kalimantan.

                                                  photo np2_zpsuqhddqev.jpg

Bapak Firdaus beserta timnya Ahmad Habib, S.kom., MM., dan Ir. Sugiono, MT., mengucapkan terima kasih pada Ristekdikti, LPPM Untag Surabaya serta Pemerintah Desa Penanggungan Trawas Mojokerto yang telah membantu pengerjaan PKM ini. Untuk kedepannya Beliau berencana supaya produk ini bisa menembus supermarket, kemudian PKM ini dapat menjadi artikel ilmiah berupa jurnal.